Powered By Blogger

Kamis, 07 Juni 2012

Refleksi Wajah dan Hati

Tersenyum . . . 
Ya tersenyum adalah suatu refleksi kebahagiaan dalam diri manusia. Tersenyum dilambangkan oleh jasmani seseorang, yaitu dari bibir dan mulut. Akan tetapi, pernahkan dipikirkan lagi bahwa kebahagiaan itu letaknya di hati. Seseorang yang senang pasti hantinya akan lega dan bahagia. Kemudian perwujudan hati yang senang dan bahagia ini keluar lewat mulut melalui senyuman maupun kata – kata indah. Disini kita tahu bahwa antara kebahagiaan, hati dan senyum(raut wajah) saling berhubungan. Demikian pula, antara sedih , hati dan raut wajah(murung) Saling berhubungan. Apabila seorang sedang sedih, hatinya kacau, maka akan tercermin raut wajah murung(walaupun sebagian orang dapat menyembunyikan rasa bahagia dan sedihnya).
Nah, disini kita sudah ketahui bahwa antara perasaan(senang/sedih), hati, raut wajah(senyum/murung) saling berhubungan. Namun dari sini kita baru ketahui hubungan satu arah yakni dari perasaan ke hati kemudian ke raut wajah. Percobaan yang iseng saya lakukan yaitu dengan membalik urutan ini. Mulai dai raut wajah, hati, kemudian perasaan. Beberapa kali saya mencoba mempraktekan hal ini dengan tersenyum walaupun sedang sedih. Awalnya  saya merasa aneh juga, masa lagi sedih malah tersenyum( catatan : ini dilakukan tidak di depan orang yang lagi sedih, karena bisa membuat orang semakin sedih, alasanya tau orang lagi sedih eh malah kita senyum2 ). Ternyata benar setelah beberapa kali saya coba, yaitu raut wajah bisa mempengaruhi hati kemudian turun ke perasaan. Dan ini seperti hasil penelitian seorang professor seperti pada buku yang pernah say abaca(maaf saya lupa nama profesornya). Selamat mencoba!

1 komentar:

  1. ikke nurjannah pun menambahkan ,,"senyumlah untuk semua orang tapi hatimu jangan"

    BalasHapus